Renungan

posted in: EVENT | 0

Minggu, 11 Oktober 2015

1 Raja-Raja 1:22-37

JANJI SETIA

pada  hari  ini  aku  akan  melaksanakan  apa  yang  kujanjikan  kepadamu demi  Tuhan, Allah Israel, dengan sumpah ini: Anakmu Salomo akan menjadi raja sesudah aku, dan dialah yang akan duduk di atas takhtaku menggantikan aku.” (ay 30)

 

     Daud, di kalangan Yahudi, Kristen, juga non Kristen adalah seorang raja besar. Kitab Mazmur banyak berisi refleksi imannya yang kadang sangat personal, Sekalipun demikian, ia adalah manusia biasa. Bahkan Samuel agak ragu mengurapinya sebagai raja. Tuhan berkata,” …. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati.” (1 Sam 16:7). Tuhan Allah mengetahui hati seorang Daud yang tangguh memegang prinsip; Nampak ketika Daud berhadapan dengan Goliat. Daud menghadapi Goliat dengan peralatan sederhana tapi dengan hati yang bulat penuh keyakinan kepada Tuhan. Katanya kepada Goliat, “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama Tuhan semesta alam,….” (1 Sam 17:45). Daud raja dan pemimpin yang haus Firman Tuhan ketimbang kekuasaan. Ia merebut tabut suci dan kota Yebus kemudian disebut Yerusalem (2 Sam 5,6). Namun, Daud sempat jatuh juga ke dalam dosa. Ia mengambil Betsyeba, istri Uria. Ditugaskannya Uria ke garis depan sehingga gugur di medan perang. Daud dengan kesadaran penuh, menyesal dan mengaku segala perbuatannya. Ia memohon belas kasihan Tuhan Allah (baca Mzm 51:18-19). Daud dipulihkan dan Daud bangkit dari kejatuhannya. Janjinya kepada Tuhan dan Batsyeba ditepati. Pada masanya, Salomo menikmati janji ayahnya. Ia diurapi menjadi raja  yang bijaksana dan berpengaruh bagi Israel raya.

         Berapa banyak janji yang sudah kita ucapkan? Berapa banyak yang kita tepati? Beriman berarti memegang janji setia kepada Allah. Minggu lalu kita sudah ambil bagian dalam Sakramen Perjamuan dengan semua orang percaya di seluruh dunia, kiranya kita semakin dikokohkan untuk memegang teguh janji setia kepada Tuhan Yesus Kristus Juruselamat kita. Ia setia, bahkan setia sampai mati untuk membela kita. Ia juga setia untuk menyertai kita sampai pada kesudahan zaman sesuai yang telah dijanjikan-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − 13 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.